•  
  • Selamat Datang Di Website Politeknik Trisila Dharma Tegal
Rabu, 19 Juli 2017 - 11:01:57 WIB
75 Mahasiswa Poltek Trisila Ikuti Program KKL Ke Jogyakarta
Diposting oleh : Herman Budiyanto
Kategori: Berita - Dibaca: 426 kali

75 Mahasiswa Poltek Trisila Ikuti Program KKL Ke Jogyakarta

Sebanyak 75 Mahasiswa Politeknik Trisila Dharma Tegal mengikuti program kuliah Kerja lapangan (KKL) ke daerah istimewa Jogyakarta 12 sampai 13 Juli 2017. Tujuan pada KKL tersebut adalah PT Mirota KSM, PT Gama Techno, PT dagadu, dan kampung batik giriloyo.

Dalam KKL tersebut para mahasiswa nantinya akan melihat secara langsung bagaimana perusahaan mengelola dari bahan baku menjadi produk yang siap dipasarkan. Selain itu, para mahasiswa juga nantinya akan mengetahui bagaimana jajaran manajemen mengelola perusahaan dari awal berdiri hingga menjadi perusahaan yang besar.

Direktur Poltek Trisila Dharma Tegal Dr H Tabrani MM mengatakan, program KKL adalah wajib bagi seluruh mahasiswa khususnya mahasiswa yang akan mengikuti program tugas akhir. Pasalnya, dalam KKL para mahasiswa nantinya akan mengetahui proses-proses yang ada dalam perusahaan.


"KKL ini sifatnya wajib. Dalam KKL nantinya mahasiswa bisa membandingkan teori-teori yang selama ini dipelajari dengan praktek di lapangan," kata Tabrani saat memberi sambutan pemberangkatan KKL, kemarin.

Menurutnya, alasan  pemilihan Provinsi Jogyakarta adalah karena daerah Jogyakarta memliki beberapa perusahaan besar yang patut menjadi contoh atau rujukan bagi para mahasiswa poltek dalam membangun sebuah usaha. Selain itu, provinsi Jogyakarta sampai saat menjadi satu-satunya daerah yang memiliki riwayat pendidikan yang sangat baik.

"Ada dua sisi kenapa memilih Jogyakarta, yakni sisi pendidikan yang disesuaikan dengan kurikulum dunia kerja," katanya.

Sementara itu, Wakil Direktur I Bidang Akademik Prayitno SE MM menambahkan, kurikulum lembaganya secara bertahap akan memperbesar porsi praktek daripada teori yang ada, yakni 30 persen teori dan 70 persennya adalah praktek lapangan.

"Model demikian (30 teori dan 70 persen praktek) akan kami laksanakan pada tahun ajaran baru 2017-2018 mendatang," kata Prayitno.

Untuk mendukung program , lanjutnya, pihaknya telah menyiapkan dosen-dosen praktisi sesuai kebutuhan pasar tenaga kerja. "ada banyak dosen praktisi yang sudah kami miliki. Ke depan jumlahnya akan terus kami tambah," tuntas Prayitno. (Humas)



0 Komentar :



Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)